Ditemukan Mayat di Sungai Ngrowo, Diduga Maling Speaker Musala

Petugas berusaha melakukan evakuasi pada mayat / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES
Petugas berusaha melakukan evakuasi pada mayat / Foto : Dokpol / Tulungagung TIMES

GRESIKTIMES, TULUNGAGUNG – Sesosok mayat ditemukan di aliran sungai Ngrowo masuk masuk desa Kalituri Kecamatan/Kota Tulungagung Jumat (08/03) sore. Jasad yang diduga merupakan pria tak dikenal yang menceburkan diri saat dikejar warga pada Rabu malam ( 06/ 03) lalu itu punya perawakan tinggi besar dan ditemukan tersangkut.

"Kita masih perlu lakukan identifikasi lagi," kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendro Triwahyono saat ditanyakan apakah mayat yang ditemukan adalah pencuri speaker.

Pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Polsek Tulungagung Kota terkait penemuan itu, namun demikian sebelum identitas mayat ditemukan polisi terus melakukan bahan informasi terkait rangkaian peristiwa yang terjadi.

Sementara itu, Eko seorang warga saat di lokasi meyakini jika mayat yang ditemukan adalah maling speaker yang sebelumnya lari dan menceburkan diri ke sungai dengan aliran air yang sangat deras. "Kita yakin ini maling yang lari itu, soalnya tidak ada laporan orang kehilangan keluarga di sepanjang sungai ini. Tapi kita juga tunggu bagaimana nanti keterangan  polisi," paparnya

Sebelumnya, nasib apes menimpa pencuri di Tulungagung. Betapa tidak, gagal mencuri 2 speaker masjid,  maling di Kelurahan Kedungsoko ini malah kehilangan motornya, Rabu (6/ 3) sekitar pukul 22.30 wib lalu.

Pasalnya saat melakukan aksinya, maling yang masih belum diketahui identitasnya ini terpergok oleh warga yang curiga akan gerak-geriknya.  

Awalnya saksi yang bernama Charirul Fadhillahi (19) sekitar pukul 22.00 Wib terbangun dari tidur kemudian bermain HP di depan rumah yang lokasinya berada di dekat masjid Al Falah di dusun Dukuh Gending RT 1 RW 2 Kelurahan Kedungsoko. 

Tak lama kemudian sekitar pukul 22.30 dirinya melihat seorang laki-laki masuk ke dalam masjid dengan mengendarai sepeda motor Honda CB 150 R warna merah putih yang tidak dilengkapi Nopol. 

Anehnya pria itu masuk ke dalam masjid dengan mesin motor dimatikan. Lalu masuk ke dalam masjid dengan menyalakan senter. "Masuk ke dalam masjid kok menyalakan senter,  saya jadi curiga," ujarnya. 

Merasa ada yang tak beres, dirinya membangunkan adiknya Muhammad Charirul Wafa (17) untuk memantau gerak-gerik pria misterius itu. 

Seperti dugaannya, pelaku itu mengambil speaker masjid yang berukuran 15" dengan merk AUDAX dengan cara melepasnya dari boks. "Ternyata pria itu mengambil 2 speaker masjid," tuturnya lebih lanjut. 

Setelah mengambil speaker itu, pelaku mencoba kabur dengan mengendarai motornya. Kedua saksi yang telah mengintainya sedari awal langsung menghadangnya. 

Gugup aksinya diketahui, motor yang dikendarainya menabrak pohon di seberang jalan. Takut menjadi sasaran amuk massa, pelaku meloloskan diri dengan menceburkan diri ke Sungai Ngrowo yang saat itu airnya sedang naik. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]gresiktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]gresiktimes.com | marketing[at]gresiktimes.com
Top