Nobar Film Kawentar, Bupati Rijanto : Sangat Bagus !

Bupati Blitar Rijanto bersama Grantika, Forkopimda dan pemain film Kawentar.(Foto : Team BlitarTIMES)
Bupati Blitar Rijanto bersama Grantika, Forkopimda dan pemain film Kawentar.(Foto : Team BlitarTIMES)

GRESIKTIMES, BLITAR – Bupati Blitar Rijanto nonton bareng (nobar) film 'Kawentar (Kaweruh Njeroning Blitar)' di CGV Blitar Square, Senin (22/04/2019).

Bupati Rijanto nobar Kawentar didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, Totok Subihandono, Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridha, Kepala Dinas Kominfo Pemkab Blitar Eko Susanto berserta tamu undangan dari jajaran perwakilan OPD Pemkab Blitar.

Film garapan Sutradara asal Blitar Grantika Pujianto ini mengisahkan tentang ulasan terhadap situs, sejarah, budaya, kearifan lokal, tokoh-tokoh besar yang ada di Blitar seperti pendiri kerajaan Majapahit pertama yaitu Raden Wijaya yang di darmakan/perabukan di Candi Simping Sumberjati Kabupaten Blitar, lalu Bung Karno (Ir. Soekarno) Presiden Pertama Republik Indonesia.

Melihat karya putra asli daerah setempat, Rijanto mengapresiasi tinggi karya seni Grantika. Pesan yang disampaikan di dalam film, kata Bupati, juga sangat edukatif dan menghibur (entertaint).

"Saya sangat terkesan dan mengapresiasi yang luar biasa kepada Grantika Pujianto dan teman-temannya ya, kita dorong kita dukung terus agar karyanya semakin baik. Karena mengangkat potensi Blitar, yang mengesankan itu pas adegan meletusnya gunung Kelud," jelas Bupati kepada awak media saat dihubungi seusai nobar Kawentar.

Rijanto mendorong, agar kedepan karya-karya seni putra daerah apapun, termasuk perihal seni perfilman, agar lebih diakomodasi oleh dinas terkait supaya mendapatkan dukungan yang lebih baik dari pemerintah.

Dengan begitu, eksplorasi atau pengembangan dunia pariwisata dan karya seni di Blitar makin berkembang dan terkases hingga lingkup manca negara.

"Tentunya proses kita lihat dan kita ikuti bersama. Kita punya sutradara yang sudah go internasional ya ada Lifi Zheng. Lalu yang masih pemula ini kita dampingi terus agar kedepan bisa berkarya lebih baik lagi," ulasnya.

Sementara itu Sutradara Film Kawentar,Grantika Pujianto mengatakan, film ini dipersembahkan untuk Kabupaten Blitar dan warga Kabupaten Blitar. Film ini diharapkan semakin mengangkat nama Kabupaten Blitar.

"Film Kawentar adalah film asli karya dari putra daerah dan dipersembahkan khusus untuk warga masyarakat Blitar tercinta," papar Grantika.

Berikut sinopsis singkat film Kawentar (Kaweroh Jroning Blitar) :

Blitar adalah sebuah nama yang tak akan pernah hilang dari benak fikiranku karna dari sini aku menemukan sesuatu yang baru bahkan hal tak terduga aku temukan disini. Ini sudah kesekian kalinya aku datang ke Blitar, setiap datang ke Blitar tujuan utamaku adalah makam sang proklamator yaitu Bung karno presiden pertama Republik Indonesia yang dikenal sebagai penyambung lidah rakyat kekagumanku pada beliau tidak bisa aku ungkapkan dengan apa pun sosok Bung karno telah melekat dalam jiwaku dan aku yakin bangsa ini juga demikian. Bung aku mungkin hanyalah sosok pemuda yang biasa saja tetapi darah juangku untuk melanjutkan cita citamu begitu besar namamu tidak hanya dikenal di Indonesia tapi sudah tersohor diseluruh dunia, ini mungkin sudah kesekian kalinya aku menyapamu mengahampiri dan menaburkan bunga sekaligus mendoakanmu agar engkau bahagia dialam sana.

Luar biasa Blitar ternyata memiliki banyak sekali potensi selain dari pariwisata, budaya, sejarah, kearifan lokal, dan juga kulinernya memanjakan setiap lidah kali ini  aku datang ke Blitar untuk melakukan observasi. Oh iya sebelumnya perkenalkan namaku Kinanti aku kuliah di salah satu universitas swasta di Jakarta saat ini aku sedang menyelesaikan tugas akhir dan kebetulan aku sedang meneliti efek letusan gunung aku memilih Blitar karna Blitar memiliki potensi dan pertumbuhan pertanian yang bisa dikatakan cukup subur pascka letusan Gunung Kelud pada tahun 1990. Selain itu kakekku asli dari Blitar tetapi saat ini aku belum pernah ketemu kata ayahku beliau sudah meninggal tetapi kami tidak pernah menemukan makamnya dimana, ini juga menjadi salah satu alasanku kenapa harus memilih Blitar. Oh iya kenalin ini Arum putri dari mbah Teguh dan yang ini Bimo putra dari mbah Teguh juga

Mbah Teguh adalah sosok pria separuh baya yang menjadi saksi bisu gunung kelud 1990 sekaligus menjadi juru kunci gunung Kelud kami cukup akrab karena sebelumnya kami sempat bertemu kekagumanku pada Blitar sangat amat dalam bahkan Blitar adalah rumah keduaku dan inilah kisahku.

Blitar bumi laya ikatantra adi raja bumi tempat bersemayamnya raja raja nusantara yang berdaulat atau merdeka mulai dari raden Wijaya hingga Bungkarno proklamator sekaligus presiden pertama setiap petualan adalah gaya hidup dengan berpetualang aku dapat menemukan hal baru orang-orang baru teman baru sahabat baru keluarga baru dan hal hal menarik lainnya yang tak akan pernah terlewatkan aku abadikan disebuah blog pribadiku, inilah aku sang pengembara yang mencari ketenangan di alam.

Dalam berjalannya waktu aku menjadi sosok yang kuat.(kmf)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]gresiktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]gresiktimes.com | marketing[at]gresiktimes.com
Top