Safari Ramadan Wakil Wali Kota Malang, Pemerintah Diminta Lebih Perhatikan Panti Asuhan

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat bersama anak-anak didik Panti Asuhan Muhammadiyah di sela agenda Safari Ramadan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat bersama anak-anak didik Panti Asuhan Muhammadiyah di sela agenda Safari Ramadan. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

GRESIKTIMES, MALANG – Pelaksanaan ke tujuh agenda Safari Ramadan 1440 H, hari ini (15/4/2019) Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko mengunjungi Masjid KH A Dahlan dan Panti Asuhan Muhammadiyah yang berlokasi di Jalan Kawi 637, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen. 

Dalam dialog yang digelar usai salat tarawih, masyarakat meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk lebih memperhatikan keberadaan panti asuhan. 

Pasalnya, selama ini panti asuhan juga berperan dalam hal pendidikan dan pengasuhan anak-anak yatim, piatu, maupun duafa.

Kepala Panti Asuhan Muhammadiyah, R Basuki mengungkapkan bahwa selama ini kalangan swasta lebih banyak mengambil peran dalam menjaga berlangsungnya panti asuhan. 

Dia menyebut, bahwa dinas sosial masih belum memiliki porsi besar dalam membina panti. 

"Kami merasa kalau Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) kurang mendapat perhatian dari pemkot. Padahal, kami butuh pengayoman dan juga ada sinergi karena yang kami selamatkan ini juga generasi anak bangsa," ujarnya.

Di lembaga tersebut, lanjutnya, terdapat sekitar 52 anak asuh. Untuk menjadi anak asuh, pihak panti asuhan memberikan persyaratan seperti status anak yang duafa, maupun yatim piatu.

"Kami cukup beruntung karena banyak pengusaha, pejabat, pemain Arema yang menjadi donatur. Juga ada pengembangan ekonomi secara mandiri, salah satunya dengan membuat guest house. Anak-anak juga belajar menabung sejak pertama masuk. Sehingga saat tamat lulus SMA sudah punya tabungan baik untuk modal atau melanjutkan pendidikan," paparnya.

Sementara itu, Wawali Kota Malang Sofyan mengapresiasi pola pengasuhan panti yang berbasis pesantren. 

Menurutnya, hal itu adalah salah satu cara mewujudkan kasih sayang antar umat serta bersama-sama merawat keutuhan negara ini. 

"Tugas utama kita, melalui kegiatan ini untuk semakin mendekatkan antara pemerintah dengan seluruh masyarakat, termasuk panti. Sekaligus sebagai upaya menjaga merawat utuhnya berdirinya RI," paparnya.

Atas nama pemkot, Bung Edi menyebutkan pemerintah berupaya untuk bisa melayani masyarakat. 

Langkah kreatif dan inovatif pun sudah dijalankan sehingga ia berharap mampu mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. 

"Semoga yang sudah dimunculkan panti ini menjadi inspirasi dan membuat kemandirian masyarakat semakin besar. Ini kepedulian nyata sekaligus bentuk saling mengisi antara pemerintah dan masyarakat," pungkasnya.

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]gresiktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]gresiktimes.com | marketing[at]gresiktimes.com
Top