Bulan Ramadan, Green Stone Kembali Santuni Ratusan Anak Yatim, Kaum Duafa, dan Lansia

Direktur Utama PT Notojoyo Nusantara (pengembang perumahan Green Stone), Halim Sanjaya (urutan kedua dari kiri) dan Wakil Direktur PT Notojoyo Nusantara, Salman Al Farisy (paling kiri). (Foto: Green Stone for MalangTIMES)
Direktur Utama PT Notojoyo Nusantara (pengembang perumahan Green Stone), Halim Sanjaya (urutan kedua dari kiri) dan Wakil Direktur PT Notojoyo Nusantara, Salman Al Farisy (paling kiri). (Foto: Green Stone for MalangTIMES)

GRESIKTIMES, MALANG – Bulan Ramadan menjadi ajang banyak pihak untuk  berbagi. Salah satunya PT Notojoyo Nusantara, pengembang perumahan Green Stone. Pengembang perumahanya ini menyantuni sebanyak 100 anak yatim, kaum duafa, dan lansia, Kamis (23/5). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin PT Notojoyo Nusantara sebagai wujud rasa syukur dan berbagai kepada masyarakat sekitar. 

"Saya juga sebagai warga Tegalgondo asli ingin berbagi rezeki kepada lingkungan," ujar Direktur Utama PT Notojoyo Nusantara, Halim Sanjaya.

Bentuk balas budi PT Notojoyo Nusantara tersebut juga tampak pada 80 persen karyawan perusahaan yang diambil dari warga sekitar. PT Notojoyo Nusantara sendiri merupakan anak perusahaan dari Halim Sanjaya Group.

Halim Sanjaya Group adalah holding company yang mempunyai tiga subpekerjaan, yang pertama adalah developer, yang kedua kontraktor, dan yang ketiga adalah interior.

"Jadi rata-rata hampir 80% dari pegawai kita itu kita ambilkan dari masyarakat sekitar. Itu sudah berlaku dari tahun 2013. Jadi perusahaan ini berdiri dari tahun 2012 sampai sekarang. Total sekarang untuk karyawan kurang lebih hampir 300an," bebernya.

Sebagai putra daerah, Halim mengaku ingin menunjukkan bahwa putra daerah bisa mengembangkan daerahnya. Dalam pengembangan ini, Halim akan membuat berbagai hal sebagai kontribusinya untuk masyarakat sekitar. Pertama, yakni panti asuhan.

"Kita akan membuat panti asuhan di sini yang di dalamnya mungkin dari masyarakat sekitar dulu. Jadi semua yang kita ambil adalah masyarakat sekitar," ungkapnya.

Yang kedua, akan dibangun lembaga pendidikan jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA yang disubsidi oleh Halim Sanjaya Group. Bagi yang tidak mampu akan diberi keringanan membayar hanya 50 persen.

Pendidikan PAUD TK SD itu nanti secara umum dibuat agak berbeda dengan pendidikan di Indonesia, yakni akan lebih menekankan integritas siswa. "Yang penting mereka integritasnya harus bagus, akhlak dan kemandiriannya, yang terutama itu," tandasnya.

Dan yang ketiga, akan didirikan Pondok Properti dan Bisnis. "Jadi di situ masyarakat yang tinggal di Green Stone atau lingkungan yang lain atau mungkin istilahnya para pebisnis muda yang ingin belajar properti itu bisa bergabung di situ dan nanti sistemnya di situ gratis," paparnya.

Jadi, bisa dibilang bahwa Green Stone adalah sebuah area yang dikembangkan untuk kepentingan sosial, bukan profit. "Itu fasilitas-fasilitas yang mungkin kita berikan, makanya tagline kita adalah kalau kita bisa memberikan banyak hal ke orang lain pasti kita akan dimudahkan," pungkasnya.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]gresiktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]gresiktimes.com | marketing[at]gresiktimes.com
Top