Wali Murid Keluhkan Zonasi PPDB, Kadindik Beri Tanggapan Ini

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaedah (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaedah (Arifina Cahyanti Firdausi/ MalangTIMES)

GRESIKTIMES, MALANG – Persoalan zonasi dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Malang menjadi polemik tersendiri. Lantaran, para wali murid merasa nasib putra - putrinya tidak ada kejelasan.

Para wali murid merasa kecewa dengan titik koordinat peta pada sistem zonasi yang dianggap tidak akurat dengan apa yang sebenarnya di lapangan. Yaitu banyak alamat rumah yang terdeteksi lebih jauh dari alamat aslinya. 

"Itu ternyata sebetulnya dari sekian ribu yang mendaftar, yang tidak sesuai itu hanya ratusan. Setelah saya teliti ternyata mereka pada saat mengisi kartu keluarga itu tidak yang sebenarnya," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Zubaedah.

Ia mencontohkan ketidakakuratan titik koordinat ketika ada alamat rumah Jl Muharto gang 1 nomor 28 tapi dalam penulisan saat melakukan pendaftaran ke sekolah hanya tertulis Muharto gang 1 tanpa menyertakan nomor. Sehingga gogle maps tidak membacanya dan menyebabkan alamat rumah menjadi lebih jauh dari aslinya.

"Lha kalau tidak ada alamat yang jelas, maps itu akan mencari Muharto yang lain, akhirnya kan lebih jauh. Mereka bersaing pada jarak, semua itu ngaku dekat. Tapi pas dicek ya itu tadi tidak lengkap menuliskannya. Kalau yang menuliskan lengkap dan benar ya sesuai itu," imbuh dia.

Kemudian terkait dengan penambahan pagu atau penambahan kuota siswa, ia menjelaskan ada peraturan menteri (Permen) dalam Undang - Undang bahwa masing - masing penambahan maksimal sejumlah 32. Namun itu tidaklah mudah, ada standart dan beresiko pada anggaran pendidikan dari pusat.

"Mudah memang mengucapkan untuk membuka tambahan kelas baru. Tapi efek yang lain, apakah punya ruangan, ketersediaan gurunya bagaimana, sarana prasarana dalam artian meja kursinya. Rangkaiannya banyak, kemudian ada sekolah swasta juga nanti purik ngamuk ke kami," pungkas dia.

Pewarta : Arifina Cahyati Firdausi
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]gresiktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]gresiktimes.com | marketing[at]gresiktimes.com
Top