Belum Beruntung di API 2018, Wisata Kabupaten Malang Kembali Jadi Nominasi 2019

Screenshot nominasi API 2019 desa wisata Ngadas yang masuk Kategori Dataran Tinggi Terpopuler
Screenshot nominasi API 2019 desa wisata Ngadas yang masuk Kategori Dataran Tinggi Terpopuler

GRESIKTIMES, MALANG – Pariwisata Kabupaten Malang sempat menjadi nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2018 lalu dengan dua destinasi wisata yang masuk kategori situs sejarah populer yaitu Candi Singosari dan Pantai Modangan untuk kategori olahraga dan petualangan terpopuler. Kini, pariwisata Kabupaten Malang pun menjadi salah satu nominasi unggulan di ajang API 2019.
Walau hanya mampu meraih satu nominasi di tahun 2019, yaitu dengan Desa Wisata Ngadas yang masuk dalam kategori Dataran Tinggi Terpopuler. Tapi, semangat untuk menjadi pemenang di kategori yang diperebutkan 9 destinasi wisata lainnya, tetap berkobar.
Sosialisasi masuknya Desa Wisata Ngadas sebagai Dataran Tinggi Terpopuler dalam API 2019 yang merupakan ajang penghargaan pariwisata serta memperkenalkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia kepada dunia, terus digalakkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang.
Baik secara langsung dalam setiap kegiatan maupun melalui media sosial resmi yang dimiliki oleh dinas yang dipimpin oleh Made Arya Wedanthara ini kepada khalayak umum.
"Kita sosialisasikan masuknya desa wisata Ngadas dalam API 2019. Dengan harapan bisa menjadi pemenang untuk tahun ini," kata Made Arya Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Jumat (14/06/2019). 
Made Arya juga mengatakan, pihaknya memang juga mempergunakan platform medsos untuk lebih merangkul masyarakat untuk memberikan vote atas kategori Dataran Tinggi Terpopuler. Pasalnya, pemenang API memang diserahkan kepada masyarakat untuk memilihnya melalui berbagai platform medsos.
"Kita sebar juga di medsos resmi kita. Sehingga harapannya masyarakat Kabupaten Malang khususnya bisa memberikan vote ya. Pun masyarakat di luar daerah atas masuknya desa wisata Ngadas ini," ujarnya.
Masyarakat bisa memberikan suara melalui SMS dengan cara ketik API 10F dan mengirimnya ke 99386. Atau via TouTube dengan membuka #APIaward2019 Subscribe pilih video dan Like (love) Desa Wisata Ngadas. Selain itu juga bisa melalui Android dengan cara mendownload APP #APIaward pilih nominasi dan LIKE (love).
"Silahkan vote desa wisata Ngadas melalui tiga Chanel itu. Dengan batas vote dari 1 Juni sampai 31 Oktober 2019 mendatang," ujar Made Arya. 
Ketua Panitia Penyelenggara API 2019 Hiro Kristianto menjelaskan ajang penghargaan pariwisata ini sudah menginjak tahun keempat sejak awal digelar tahun 2016. Dimana, sejak digelar telah membuat sektor pariwisata di Indonesia terus menggeliat. Bahkan, kata Hiro,  daerah yang masuk nominasi API menjadi terkenal sekaligus kunjungan wisatawannya meningkat.
"Apalagi yang terpilih jadi juara jelas berdampak pada penjualan dan paket wisata dan meningkatkan keinginan wisatawan untuk berkunjung. Apalagi jika produk wisata yang ditawarkan itu bagus dan berkualitas, wisatawan mancamegara pun ditargetkan grafiknya akan terus meningkat,” jelasnya seperti yang disampaikan juga dalam laman resmi API.
Hiro melanjutkan, bahwa ajang API juga ternyata mampu melahirkan rasa kecintaan terhadap potensi kampung halaman. "Pemerintah daerah dan masyarakat akhirnya juga berlomba-lomba agar potensi wisatanya menjadi juara dalam persaingan dengan wisata daerah lainnya. Tentunya persaingan yang sehat," imbuhnya.
Pernyataan Hiro tersebut didasarkan pada pelaksanaan API yang dilakukan  dengan adil, jujur dan tidak memihak terhadap daerah. Mengingat sebelum digelar ajang vote ini, tegas Hiro, panitia sudah mengirimkan surat ke seluruh provinsi serta kabupaten dan kota agar mengirimkan obyek wisata, budaya, atraksi wisata, hingga kuliner untuk ikut dalam ajang apresiasi pariwisata ini.

Pewarta : Dede Nana
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]gresiktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]gresiktimes.com | marketing[at]gresiktimes.com
Top