Industri Tembakau Lesu, Realisasi Perolehan Pajak di Malang Raya Loyo

Pelayanan pembayaran pajak di Kantor Wilayah DJP Jatim III di Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Pelayanan pembayaran pajak di Kantor Wilayah DJP Jatim III di Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

GRESIKTIMES, MALANG – Lesunya industri pengolahan produk tembakau pada semester I 2019 berimbas pada realisasi pajak di Malang Raya. Perolehan pajak yang digalang oleh Kanwil Direktorat Jenderal Pajak(DJP) Jawa Timur III masih loyo alias belum memenuhi target. 

Kanwil DJP Jatim III mencatat, hingga akhir Juni, perolehan pajak masih berada di angka 32,5 persen. Raihan itu masih di bawah angka perolehan pajak secara nasional yakni 40 persen. "Perolehan hingga semester I 2019 ini belum sesuai target karena terimbas lesunya industri tembakau," ujar Kepala Seksi Data dan Potensi DJP Jatim III, Dhanny Irwansyah.

Dhanny mengatakan, faktor rendahnya capaian pajak di semester pertama mayoritas disebabkan oleh tidak adanya kenaikan tarif cukai tahun ini. "Karena penyumbang pajak terbesar di DJP jatim III adalah dari industri rokok, prosentasenya mencapai 60 persen dari rokok. Tahun ini harga dan tarif cukai tidak dinaikkan," terangnya.

Sebenarnya, lanjut Dhanny, sektor ekonomi lain seperti wisata, UMKM, dan pajak penghasilan di wilayah Malang Raya cenderung mengalami peningkatan. Sayangnya, pertumbuhan di sektor lain ini tidak sebanding dengan kontribusi perusahaan rokok dalam perolehan pajak. "Yang lain sedang tumbuh, bahkan cukup signifikan, tetapi masih kalah dengan PPn rokok," ungkap dia.

Meski demikian, pihaknya optimis target perolehan pajak bisa tercapai di akhir tahun 2019. Saat ini, dari 7 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang ada di wilayah Malang Raya, KPP Kepanjen memberikan kontribusi perolehan pajak yang paling tinggi. Pada semester I tahun ini, perolehannya mencapai 43 persen. "Itu dikarenakan, di Kepanjen kebetulan ada pabrik rokok baru," pungkas nya.

Untuk diketahui, pada tahun anggaran 2019 ini pemerintah pusat menargetkan penerimaan dari DJP Jatim III sebesar Rp 35,2 triliun. Angka itu naik sekitar 25 persen dari target 2018 lalu. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]gresiktimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]gresiktimes.com | marketing[at]gresiktimes.com
Top